Monday, September 29, 2014

Pantai Klara - Pulau Pahawang

Oke...lupakan sejenak masalah kerjaan, ataupun ambisi-ambisi pribadi. Saatnya saya menulis review saya tentang "jalan-jalan" kemarin.

Jadi ceritanya, karena ini adalah minggu terakhir teman-teman saya di Lampung ini, kami memutuskan untuk mengajak mereka ke pantai. Kebetulan selama di Lampung ini saya pun belum sempat mengunjungi pantai-pantai di Lampung yang (katanya, dan memang) berpasir putih dan masih bersih itu.

Pintu Masuk Pantai Klara by Google
Jadilah kami berdelapan memutuskan pergi ke Pantai Klara (Klara kependekan dari Klapa Rapet), Lampung Selatan. Mulai hari Kamis saya sudah bertanya-tanya dengan narasumber terpercaya (baca : orang kantor) yang mengenali rute itu. Menurut beliau, kalau dari Garuntang, naik angkot hijau lalu turun di Bunderan Gajah, habis itu naik angkot ungu, turun di pertigaan (nah ini saya juga kurang jelas pertigaan mana), setelah itu naik pick up yang memang menuju ke arah Pantai Klara. FYI, Pantai Klara ada di pinggir jalan kok. 


Karena saya pikir ribet 3x naik angkutan, kami memutuskan untuk menyewa angkot. Kebetulan kost beberapa teman kami di lewati angkot ungu itu. Saya juga sudah menanyakan harga sewa angkot itu kepada narasumber saya. Saran dari beliau Rp 175.000,00. Saya pikir itu mungkin harga lama, jadilah saya wanti-wanti teman saya yang mau menyewa angkot, agar budget sewa angkot PP Rp 200.000,00 - Rp 250.000,00. Saran saya kalau sewa angkot 1 orang aja yang nego, yang lainnya "ngumpet" dulu dan jangan ketauan kita mau seneng-seneng, bisa kena harga lebih mahal. Singkat cerita kami menyewa angkot ungu dengan harga Rp 250.000,00

Perjalanan di mulai. Dari jalan yang enak-enak, sampai jalan yang berlobang dan membuat kami bergoyang-goyang di angkot. Sebagai gambaran, kondisi beberapa bagian jalan menuju ke Klara rusak dam berlubang plus berbelok-belok. Sekitar 1 jam kemudian, sampailah kami di Klara. Oh ya, kalau di tanya mau pantai 1 atau pantai 2, lebih bagus pantai 2. Pantainya lebih bersih, tapi lebih ramai. Biaya masuk ke pantai Klara Rp 30.000,00. Tips lagi : jangan lupa beli makan dulu sebelum ke Klara. Susah cari makan apalagi nasi di Pantai ini. Sebenarnya ini sudah di wanti-wanti oleh narasumber saya, sih, tetapi saya mengalami sedikit kecelakaan jadi soal "beli bekal" pun terlupakan. Kami beruntung karena "nemu" warung pecel di sana (1 porsi Rp 8.000,00)

Saat saya dan para cewek nyari "bekal" di Pantai, para cowok bernegosiasi sama abang perahu yang rencananya membawa kami ke Pahawang dan bersnorkling ria. Tujuan utama Pantai Klara dirasa tanggung oleh kami, sehingga kami memutuskan untuk menyeberang hingga ke Pulau Pahawang. Biaya untuk sewa perahu hasil negosiasi Rp 400.000,00 dan Rp 400.000,00 untuk sewa alat snorkling untuk 8 orang.

P. Pahawang Kecil
Kami pun di bawa menuju pulau Pahawang Kecil oleh Abang Perahu. Perjalanan ke sana memakan waktu lebih kurang 1/2 jam. Sesampainya di Pulau Pahawang Kecil, kami di kenai biaya lagi sebesar Rp 20.000,00 1 kapal. Kami makan di sana dan berfoto-foto di hamparan pasir putih. Kebetulan saat kami sampai air sedang surut. Untuk makan, kami tidak boleh jauh-jauh dari tempat bersandarnya kapal. Tidak ada tikar, kami makan di bawah pohon-pohon yang ada di pulau itu di atas hamparan pasir putih. Banyak juga yang datang ke Pulau ini, walaupun begitu untungnya kebersihannya masih agak terjaga. Ada kantong-kantong sampah yang dikelola agar pengunjung mudah membuang sampah dan tidak mengotori pantai. 


Puas bermain-main, kami pun berencana menuju spot snorkling. Spot snorkling ada di Pulau Pahawang Besar. Sambil menunggu si Abang perahu yang tiba-tiba hilang, kami pun menyempatkan diri mencari hewan-hewan laut yang kebetulan ada di situ. Teman saya sempat menemukan tiram dengan ukuran yang cukup besar. Karena laut terlalu surut, sebelum menuju spot snorkling, kami harus menyeret perahu ke tengah laut agar bisa melanjutkan perjalanan. 

Sampai di spot snorkling kami segera turun dan mencari Patrick dan teman-temannya. Tidak lama kaki saya mulai kram, untunglah saya menggunakan life jacket hingga saya tidak khawatir tenggelam. Mungkin karena saya habis jatuh dan tidak terbiasa menggunakan fin, sehingga kaki saya lebih cepat kram. Kami berenang makin menjauhi perahu kami. Sempat panik karena kram kaki, saya meminta teman saya untuk kembali ke dekat kapal. Ternyata kami berenang sudah cukup jauh. Di bawah saya sempat melihat aneka ikan (jangan tanya jenisnya), dan hewan-hewan invertebrata lainnya. Keadaan di bawah sana, bisa saya bilang, OK, keren. Foto snorkling masih di teman saya, dan foto di bawah laut gak ada, karena memang kami tidak ada persiapan sama sekali untuk snorkling :P

Makin lama kami berenang makin jauh. Untungnya salah satu teman kami ada yang kembali ke kapal dan meminta Abang Kapal untuk menghampiri kami. Saya merasakan air mulai pasang dan kami hanyut terbawa arus. Saya kembali panik dan berusaha berenang ke dekat kapal. Untunglah saya berhasil mendekati kapal walaupun sedikit melawan arus. Puas berfoto di air, satu persatu kami naik lagi ke kapal karena hari mulai sore. Jam 16.00 kami kembali pulang. Kami sempat di bawa berputar sedikit untuk melihat pelikan mecari makan di laut. 
Pulau Pahawang Besar

Kami tidak menuju ke Pantai Klara lagi. Kami menuju ke Ketapang. Di sana kami disediakan tempat untuk membilas badan Rp 5.000,00 per orang. Jangan lupa membawa handuk, baju ganti dan peralatan mandinya. Tepat jam 5 sore Abang Angkot telah menunggu kami. Kebetulan kami ketambahan 2 mbak-mbak cantik yang mau mengejar travel ke Jakarta. Dan selesailah satu hari saya yang menyengkan. Pulang dengan badan capai dan tangan pegal. Ya, saya sadar, saya sudah lama tidak berenang :D

Dan, bagi yang malas membaca cerita saya di atas dan hanya ingin tahu budget kami jalan-jalan, saya meringkasnya di sini :
Sewa Angkot (jurusan karang-teluk) : Rp 250.000,00
Sewa Kapal                                     : Rp 400.000,00
Sewa Alat Snorkling (8 alat)             : Rp 400.000,00
Masuk Klara                                    : Rp 30.000,00
Makan + Minum + Camilan              : Rp 100.000,00
Masuk Pulau Pahawang                    : Rp 20.000,00
Total                                                 : Rp 1.200.000,00
Dibagi 8 orang                                  : Rp 150.000,00/orang

Perlengkapan yang perlu di bawa dari rumah :
1. Makan + minum
2. Baju ganti
3. Anduk
4. Alat mandi
5. Kamera bagi yang suka narsis :P

Well, saya pikir udah cukup ya cerita saya kali ini. Semoga bisa membantu bagi yang pengen jalan-jalan di Lampung. Tot zien ;)













No comments: