Tuesday, September 27, 2011

Our 'Little' Problem

Beberapa hari yang lalu saya diminta oleh salah satu teman membantunya mengerjakan penelitian untuk thesis S2-nya. Singkatnya bantuan yang diminta darinya adalah menghitung jumlah kendaraan yang melintas selama 1 jam. Tak perlu saya sebutkan bagaimana cara menghitungnya. Yang menarik bagi saya adalah percakapan yang terjadi antara saya dan bapak polisi yang kebetulan lewat di tempat saya bekerja.

"Mbak, saya mau tanya. Kenapa sih yang dihitung selalu volume kendaraannya, bukan kapasitas jalannya" Tanya pak polisi itu.
"Saya kurang tau, Pak. Ini bukan penelitian saya. Disini saya hanya membantu," jawab saya waktu itu.
"Menurut mbak, gimana nih caranya biar mengurasngi kemacetan? Yah, menurut mbaknya aja," tanya pak polisi.
"Pembatasan jumlah kendaraan sekaligus peningkatan fasilitas kendaraan umum." Jawab saya.
"Tapi mbak, orang beli kendaraan itukan pake duit sendiri-sendir, seharusnya pemerintah gak boleh ngelarang yang seperti itu. Gimana kalo solusinya pembedaan waktu. Misalnya waktu masuk sekolah jam 7, terus waktu masuk kantor jam 8, kan itu juga bisa mengurangi kemacetan" kata pak polisi itu.

Nah dari percakapan singkat itu, saya kembali memikirkan pertanyaan pak polisi itu. Kemacetan sekarang merupakan salah satu dari masalah bukan? Bagi yang tinggal (sebut saja) di Jakarta, mungkin sudah terbiasa dengan macet. Berangkat lebih awal sebagai salah satu cara 'menghindari' kemacetan, tetapi bukan solusi untuk mengurangi kemacetan bukan? Apa bedanya dengan perbedaan jam kantor dan jam sekolah? Apa itu bukan cara lain untuk menghindari kemacetan?

Saya pikir, sebenarnya pembatasan jumlah kendaraan di jalan bisa dilakukan. Misalnya dengan pelarangan penggunaan BBM bersubsidi. Namun, hal itu harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan transportasi umum. Hal itu dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum lagi daripada kendaraan pribadi.

Kenyataannya, sekarang ini keamanan dalam kendaraan umum sangat kecil, ditambah lagi beberapa fasilitas lain yang tak mengenakan. Tempat duduk gak nyaman, kendaraan kotor, mesin tak terawat adalah beberapa dari 'fasilitas' yang kurang menyenangkan di kendaraan umum.

"Masalah Kecil" ini bisa jadi besar nantinya, tetapi masih ada kemungkinan 'masalah kecil' ini bisa teratasi, kalau kita sama-sama peduli.