Tuesday, February 3, 2009

Help..help..help...

Sejenak melepaskan warna-warni hidup itu memang indah tapi kenapa aku malah menginginkan lebih.  Tolonglah cukupkan saja sekian sehingga aku takkan bisa merasa bahwa aku ingin lagi dan lagi.

Keinginan itu bagiku adalah sebuah candu yang bukannya akan membantuku melalui masalah hidup tapi malah akan menyeretku. Aku sudah sedikit terseret ombaknya. Aku butuh pegangan. aku butuh penahan. Namun, jika penahan itu semakin jauh dari pangkalnya, maka penahan itupun akan jatuh bersamaku. Aku tak mau itu terjadi.

Andai ada 1 lagi kesempatan untuk merasakan harapna yang dulu, maka aku akan memilihnya. Namun, pilihan itu belum ada di jalanku kini. HIdup memang pilihan. Tapi pilihan itu terkadang bukan aku yang menentukan. Aku hanya bisa memilih dari beberapa pilihan yang tersedia untuk hidupku.

Andai aku bisa bermimpi seindah dulu tanpa aku harus kembali terbangun karena terjatuh. Tanpa aku harus takut untuk memimpikannya. Ternyata untuk menghayalnya saja aku takut. Mimpi indah itu bagaikan sesuatu monster yang bisa menelanku tanpa memberiki kesempatan untuk bernegosiasi.

Lalu jalan mana yang akan ku pilih di sini. Haruskah aku diam menunggu atau berlari menjauh.. Jika menunggu maka hampa menghampiri, jika belari akan ku temui hampa di tengah jalanku. Sekali lagi hanya berharap waktu akan cepat berlalu dan menyapu semuanya. Ataupun harapan paling konyol, waktu berlari kembali menuju masa lalu.

No comments: