Aku pulang. Kembali ke kota ini berarti aku pulang. Kepadanya yang banyak menyimpan cerita, dia yang banyak bercerita tentang orang-orang yang datang, pergi ataupun tetap tinggal.
Di kota inilah sekali lagi aku belajar. Bukan hanya mengenai ilmu-ilmu pengetahuan dan hitungan-hitungan yang njlimet, tetapi juga kehidupan. Darinya aku belajar merelakan yang pergi dan menerima yang datang, darinya aku belajar menerima apa yang menjadi takdir di hidupku.
Kota ini memberikan damai. Aku tenang di sini. Hidup tidak harus selalu grusa-grusu seperti layaknya di kota-kota besar. Hidupku di sini mengalir seperti air. Selalu ada hukum alam yang berlaku.
Kota ini adalah rumah bagiku. Bukannya aku lelah berlari di kota-kota besar, hanya saja aku mudah bosan. Sejatinya rumah adalah tempat untuk kembali. Maka, aku kembali ke sini untuk pulang.
Yogyakarta.
No comments:
Post a Comment