Kenapa kita membrengsekan keadaan yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan?
Aku mengingat cerita tadi pagi. Seseorang berkata padaku apa artinya cermin. Cermin itu untuk memandang diri. Sebelum kita memandang orang lain, pandang diri sendiri dulu. Ketika ada seseorang yang lebih buruk dari kita, tak perlu kita merasa dia hina. Lebih baik jika bersyukur kita diberi keadaan yang lebih baik dari dirinya.
Ketika kita kurang dari orang lain, kenapa mesti iri. Kita boleh kok untuk menirunya selama itu baik untuk diri kita. Semakin kita mengoceh buruk tentang kelebihan orang lain, semakin kita terlihat iri dan tidak mampu. Kenapa kita tidak belajar untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. Meniru itu bukan berarti kita harus menjadi dia. Orang diciptakan berbeda-beda sifat. Tapi tidak ada salahnya untuk berusaha menjadi lebih baik.
Kenapa harus mengumpat? Mengumpat berarti tidak mau bersaing dengan sehat. Semakin banyak mengumpat semakin terlihat tidak percaya diri. Semakin banyak mengumpat semakin terlihat kelemahannya. Semakin terlihat tidak mampu. Kenapa mesti tidak percaya diri? Toh pasti setiap manusia memiliki kelebihannya sendiri yang tak dimiliki orang lain.
Lihat lagi di cermin. Di sana ada semua tentang dirimu. Kebaikanmu, keburukanmu. Kelebihanmu, kekuranganmu. Buka lagi fikiran, lihat lagi dari lebih banyak sudut pandang, jadilah lebih baik dan lebih bijak dalam hidup.
===SEBUAH RENUNGAN===
No comments:
Post a Comment