Saturday, December 13, 2008

Saatnya untuk Menjadi Dewasa

Peristiwa beberapa waktu yang lalu serasa membuatku malu akan apa yang kujalani. Aku bercermin dalam cermin yang baruk yang untungnya ku sadari. Aku melihat sisi lain sebuah peristiwa yang ku alami.

Pada saat itu aku hanya bisa diam dan melihat yang  terjadi. Kemudian aku memikirkannya betapa tidak bijaknya hal itu. Tapi sikapku pun tidak banyak membantu. peristiwa itu telah terjadi, satu oran telah tercoreng, dan dipermalukan. Aku merasa serba salah dengan sikap yang ditentukan. Bermuka dua, itu adalah kata-kata yang sangat tepat untukku.  Aku melihat walaupun hatiku meronta.

Mungkin sudah saatnya aku menjadi dewasa. ditambah lagi suara kecil di telingaku selalu membisikkan akan datangnya hari baru yang menambah usiaku. Semakin hari aku merasa dituntut untuk semakin dewasa. Namun, disisi lain, sisi keegoisanku menentangnya.

Orang bilang pertarungan dalam diri itu adalah pertempuran yang paling hebat. Pertempuran untuk mengalahkan diri sendiri. Dan konon orang besar lahir dari kemampuan dirinya untuk melawan keegoisannya.

Wednesday, December 10, 2008

sesak itu datang lagi

Aku sudah merapikan semua ruang yang ada. Tapi ketika gelitikan tetangga membuat aku ingin kembali melihat ruang hampa itu. Saat aku masuk, seketika dadaku sesak. Maka kembalilah hancur rumahku.

Sunday, November 30, 2008

Kado Mungil dari si Kecil

Tadi pagi seorang teman memberikan kado kecil terbungkus kertas koran yang sudah lumayan lusuh padaku. “Titipan buatmu dari anak 2008” katanya.
“Hem, siapakah yang memberikan kado untukku pada hari yang bukan special” batinku. Selembar surat pun tertempel di atasnya. Setelah ku baca baru ku tahu siapa dan kenapa.

Wita, ingatanku pada anak ini adalah fisiknya yang tidak begitu kuat. Saat ospek beberapa kali terpaksa beristirahat di “sarang” panitia. Tapi kenapa aku? Aku hanya membantu panitia lain yang bertugas di p3k. Entah, aku tidak mau memikirkannya terlalu jauh. Apa yang dia berikan ku anggap sebagai ketulusannya berterimakasih. Dan untuk itupun aku berterimakasih padanya karena mengingatku tanpa ku harus mengingatkannya untuk ingat padaku. Satu pilihan yang dia buat pada hidupnya.

Ingatanku kemudian beralih pada Dila, Anggi (atau Angun?!)dan Sufyan. Ketiganya adalah adik angkatku. Memang di acara ospek ini setiap mahasiswa baru harus mempunyai 4 kakak angkat dari panitia. Dan panitia mempunyai adik angkat maksimum 5. Adik angkatku yang lain adalah Ajeng dan Anggun. Sebagai kakak angkat seharusnya mempunyai suatu kewajiban untuk mendukung adik-adiknya dalam kehidupan barunya. Menceritakan pengalaman, saran demi kemajuan mereka. Bukan hanya sekedar untuk menjadi seorang kakak yang seusai acara cuek terhadap apa yang telah disepakati.

Menjadi kakak adalah menjadi panutan, menjadi contoh yang baik. TIap orang memang tidak pernah sempurna dan memiliki kesalahan. Namun, kesalahan itu tdak perlu dicontohkan yang membuat si adik menjadi bersikap sama dan mengulangi kesalahan kakaknya. Dan mungkin petuah itu adalah satu kado lain untuk renungan adik-adikku menjadi dewasa.

Saturday, November 29, 2008

Wibawa tak pernah sama dengan sombong

Kesombongan hanya akan menyisakan sisi perih hidup manusia dimana orang tunduk padanya hanyalah seorang penjilat pencari kekuasaan. Apa yang harus disombongkan atas hidup yang bukan sepenuhnya milik kita. Atas suatu kekuasaan yang diamanatkan pada kita.

Bibit-bibit itu kembali muncul bagai jamur di musim hujan. Mereka ada dan tertanam, pada suatu saat mereka akan muncul, tumbuh dan melepaskan sporanya untuk tumbuh di tempat lain. Bibit-bibit kesombongan itu.

Seorang anak tanpa dosa pun akan belajar banyak dari orang tuanya. Jika orang tuanya mengajarkan dia dengan penuh kasih, niscaya dia akan belajar mengasihi. Namun, jika orang tuanya mengajarkannya dengan kesombongan, dia akan tumbuh menjadi orang yang tingi hati dan bangga diri.

Haruskah aku menjadi orang yang bukan diriku? Ketika orang-orang tidak ada yang di pihakku aku tetap berdiri di satu pihak yang ku anggap itu benar. Aku tetap memilih menjadi orang besar dengan caraku sendiri.

Friday, October 31, 2008

Ujian, Video, Geodeta, Minded

Tidaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkk...........

berasa kepala mau pecah, bener-bener pengen pecah..." tau pecahnya jadi berapa...

Banyak banget yang gw pikirin untuk sat ini,
1. Jelas ujian gw yang ga tau kenapa gw juga agak ga konsen dengan masalah ini. Untung aja ada seseoran yang sudi temenin gw balajar mpe jam 3 pagi...
2. Video, Dosenku bilang Geodeta yang nanganin dokumentasi pembukaan rangkaian kegiatan 50 tahun Geodesi, wah gila makin banyak jadwal yang harus diatur..
3. Geodeta harus punya alamat email dan web! wah harus manage lagi neeh...
4. Minded, Astaga sekarang akulah pantianya... Bagaimana sibuknya diriku...

semoga aja bisa membuatku lebih baik dan tingkatkan nilai-nilaiku...

Saturday, October 25, 2008

Segelas Kopi Hangat


Segelas kopi hangat ini yan dihidangkan teman-teman Geodipa sesaat setelah kami keluar dari mulut gua..

Gw emang kebelutan pengen ikutan caving (susur gua) ke gua cermai masih di sekitar Jogja (gw ga tau itu daerah apa)yang diadain ma Geodipa (BSO yang bergerak di bidang pecinta alam di Jurusan gw).

Gw berangkat habis isya sekitar setengah 8 malem dari kampus dan sampe sekitar jam 9 malem. Sejenak setelah istirahat diadakan perkenalan, dari geodipanya dan juga pesertanya. Setelah itu buat ngisi energi saat caving kita dikasih makan. Setelah itu pengarahan saat caving 'n persiapan berangkat menuju mulut gua.

Peserta dibagi jadi 2 kelompok dimana tiap kelomok punya 2 pemandu. Ditengah ada p3k dan tentu dipaling belakang juga ada temen-temen dari geodipa yang siap menunggu. Jadilah gw masuk gua sekitar jam 1/2 12 malem.

Ga lama setelah turun gua, gw denger suara kepicak air. "wah, langsung terjun ke aer neh...." batin gw.. Wadhup gw sempet bingung, coz gw ga bisa berenang, ditambah badan gw yang kurang tinggi dan katany lagi aernya ada yang mpe setinggi dada. Halah bisa tenggelem ni.. Jadilah gw megang erat-erat temen gw, lagian gw juga suka parno kalo ada cacing ato apapun binatang yang mengerayangi gw saat itu.

Tapi ternyata caving itu menyenangkan. Walaupun gw kesandung stalakmit n kejedug stalagtit toh gw masih tetep bisa keluar dari gua itu. Dilalemnya bagus banget. Gw seneng c ngeliat kristal-kristalnya..berasa giman gitu....

Setelah hampir sampai mulut gua temen-temen geodipa menghentikan ekspedisi untuk beberapa saat dan mereka mulai menyanyikan himne dan mars merea. dilanjutkan lagu syukur yang dunyanyikan ma semua anggota. Wah berasa banget. Keliatan banget kebesaran Tuhan.

Trus nyampe di mulut gw, gw brasa pengen balik lewat jaln tadi aja, coz jalan yang ini nanjak banget. Udah gitu bertangga-tangga. Habis itu turunan tajam. Aduh nguras tenaga banget. Badan berasa kotor, coz basah karena air campur lumpur. Belum lagi ditambah udara dini hari (kita keluar gua sekitar jam 2 pagi) yang dingin bikin badan tambah merinding. Rasa risih banget pengen mandi dah menyerang gw.

Setelah mandi dan balik ke tempat awal ngumpul, gw ditawarin segelas kopi penghangat badan dan penghilang kantuk. Walaupun sebagai penghilang kantuk, tetep aja gw ngerasa ngantuk banget. Sampe-sampe gw mau jatoh pas balik naik motor. Hal itu gara-gara angin sepoi yang enak banget buat tidur dan juga rasa capek yang melanda semua badan ini.

Ga cuma itu aja, gw bawa oleh-oleh baju kotor. Pas gw cuci kaos gw sobek. waktu gw liat celana jeans gw juga sobek bagian pantatnya.. ampun dehhh.... ternyata caving membawa kerusakan bagi baju-baju gw...

Nah, itu seeh sebagian pengalaman caving gw... yang laen??? banyak seeh cuman gw ngantuj banget..jadi sekian dulu. Terima Kasih...

Tuesday, October 14, 2008

HOT!!!

Panas....

Jogja panasnya bukan maen.........Gila.........Gw ga bisa bobo kalo gag pake kipas angin, yang ga tau kenapa kalo dimatiin pas dinyalain ikutan ngadat.

kenapa sih jogja mesti sepanas ini. Ujan baru berapa hari, panasnya minta ampun. Udah gitu akunya juga ikutan males. Buktinya, nawaitu mau genet buat cari tugas, eh alhasil godaan buat posting malah lebih besar.

hehehe...tapi dengan berakhirnya posting, berakhir pulalah perjalanan gw di dunia maya buat kali ini. Besok mungkin gw bakal past lagi, walopun post yang ga penting. Oya, tadi bu koz gw bilang besok kamis, listrik bakal mati dari pagi mpe malem.. wah, ginep tempat c om lagi neeh...skalian makan gratizzz, hehehehe.....