Sudah hampir 2 minggu Januari berlalu. Namun untukku Januari ini adalah Januari akhir, awal dan mungkin Januari yang paling beda dari Januari-Januari yang pernah aku lewati.
Januari ini, aku lulus. Akhir masa kuliahku, tapi bukan akhir dari proses pembelajaranku. Aku lulus hanyalah salah satu "hadiah" yang Tuhan berikan untukku.
Di akhir Januari, dia datang dengan sebuah kue ulang tahun dan beberapa lilin di atasnya. Surprise yang menyenangkan dari orang yang juga menyenangkan. Entahlah, saat itu aku bersyukur karena ada dia ada di sana. Mungkin penabuh genderangku terlalu bersemangat hingga terkadang aku letih menahannya. Ada lonjakan rasa seolah aku ingin memeluknya dan mengucapkan terima kasih. Tapi aku masih bisa menahan diri.
Ah Januari telah lewat. Bagaimanapun aku memohon agar hari berhenti di saat itu tetap saja hari berganti, waktu berlalu. Walaupun masih suka tersenyum sendiri mengingatnya tetapi hidupku harus berjalan dengan atau tanpa dirinya. Cepat atau lambat aku mungkin akan meninggalkannya di kota ini.
Tuhan terima kasih, setidaknya dia pernah singgah dan membahagiakan diriku dengan atau tanpa disadarinya. Dan untukmu, mungkin kamu telah menumbuhkan rasa yang lain di sini. Berjanjilah takan pernah berubah.
No comments:
Post a Comment