Tak terasa sudah dini hari. Sudah beberapa jam aku duduk di depan laptop untuk melihat, membaca, menapaki jejaknya.
Dia diam, tak bicara. Akupun tak menyapa. Entah apa yang dilakukannya sekarang. Terlelap? Kupikir dia bukan orang yang terbiasa tidur pada apa yang kusebut "baby sleep time". Tetapi, sekarang memang sudah terlalu larut malam.
Aku tertarik, terhanyut menapaki jejaknya. Tiap langkah yang pernah dia goreskan, tiap cerita yang pernah dijalani. Dia, salah satunya yang membuatku berfikir bahwa hidup itu mengalir. Bahagia, sedih, suntuk, layaknya hidup itu berwarna. Tak selalu harus ceria. Karna jika selalu bahagia, kita takkan tau rasanya bahagia.
Sebelum tidur, aku melihat kembali jalan yang ku tempuh. Seneng, sedih, jatuh cinta, cemburu kemudian patah hati. Betapa lucunya hidupku. Yah, aku memang masih pada fase itu. Aku masih menunggu. Mungkin, sampai jatuh cinta lagi.
Ahhh.....pikiran saya kemana-mana.^.^
met tidur, sambil menunggu apapun yang kau tunggu.
No comments:
Post a Comment